Air isi ulang berkualitas bukan hanya soal air yang terlihat jernih atau rasanya enak. Ada proses di baliknya yang perlu diperhatikan, mulai dari pengolahan air, kebersihan peralatan, hingga proses pengisian ke dalam galon. Karena air dikonsumsi setiap hari, memilih tempat isi ulang yang memperhatikan proses pengolahan menjadi hal yang tidak kalah penting.
Air minum sendiri memiliki standar kesehatan yang perlu dipenuhi. Kementerian Kesehatan menetapkan bahwa kualitas air minum perlu diperhatikan dari aspek fisik, mikrobiologi, kimia, dan radioaktif. Proses pengolahan, pewadahan, hingga penyajiannya juga perlu menerapkan prinsip higiene dan sanitasi.
Lalu, apa yang perlu diperhatikan saat memilih air isi ulang? Dan mengapa Murni layak menjadi salah satu pilihan untuk kebutuhan air minum sehari-hari?
Jangan Hanya Melihat Airnya, Perhatikan Prosesnya
Saat membeli air isi ulang, hal pertama yang biasanya diperhatikan adalah kondisi airnya. Air yang jernih tentu terlihat lebih meyakinkan. Namun, kualitas air tidak bisa dinilai hanya dari penampilannya. Ada berbagai faktor yang perlu diperhatikan, termasuk sumber air, proses penyaringan, proses disinfeksi, kebersihan peralatan, dan kondisi galon saat pengisian.
Artinya, memilih air isi ulang berkualitas sebaiknya tidak berhenti pada pertanyaan “airnya jernih atau tidak?”, tetapi juga “bagaimana air tersebut diproses?”
BACA JUGA: Bahaya Air Terkontaminasi: Dari Diare hingga Penyakit Lainnya
3 Tahap Teknologi dalam Proses Air Murni
Salah satu hal yang menjadi perhatian Murni adalah proses pengolahan air. Murni menggunakan 3 tahap teknologi, yaitu UV, ozon, dan nano.
Ketiga tahap ini menjadi bagian dari proses pengolahan air Murni sebelum diisi ke dalam galon. Penggunaan teknologi tersebut menunjukkan bahwa air isi ulang tidak sekadar dipindahkan dari sumber ke galon, tetapi melalui tahapan pengolahan terlebih dahulu.
Teknologi dalam pengolahan air memang sudah menjadi bagian dari proses pengolahan air minum. Kementerian Kesehatan juga menjelaskan bahwa proses di Depot Air Minum dapat mencakup filtrasi dan disinfeksi, termasuk penggunaan teknologi seperti karbon aktif, ozon, maupun sinar UV.
Dengan proses yang jelas, konsumen pun bisa lebih memahami apa yang mereka dapatkan ketika memilih air isi ulang.
Kenapa Memilih Murni untuk Air Isi Ulang?
Memilih air minum untuk kebutuhan sehari-hari sebenarnya tidak harus sulit. Ada beberapa hal sederhana yang bisa menjadi pertimbangan, dan Murni berusaha menjawab kebutuhan tersebut melalui proses pengolahannya.
1. Melalui proses pengolahan dengan teknologi
Murni menggunakan tiga teknologi dalam proses pengolahan air, yaitu UV, ozon, dan nano. Tahapan ini menjadi salah satu bagian yang membedakan proses pengolahan Murni dari sekadar mengisi air ke dalam galon.
2. Praktis untuk kebutuhan sehari-hari
Air galon isi ulang menjadi pilihan yang praktis untuk kebutuhan rumah tangga. Tidak perlu membeli air dalam kemasan kecil berkali-kali, cukup membawa atau menyiapkan galon untuk diisi ulang sesuai kebutuhan.
Buat keluarga, anak kos, maupun aktivitas sehari-hari yang membutuhkan air minum di rumah, pilihan seperti ini bisa lebih sederhana dan mudah dijangkau.
3. Harga terjangkau, mulai Rp7.000 sekali isi
Selain proses pengolahan, harga juga menjadi pertimbangan penting saat memilih air minum untuk kebutuhan sehari-hari. Murni hadir dengan harga Rp7.000 sekali isi, sehingga bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin mendapatkan air galon isi ulang dengan harga yang ramah di kantong.
Meski harganya terjangkau, Murni tetap melalui 3 tahap teknologi. Jadi, konsumen tidak hanya mendapatkan pilihan yang ekonomis, tetapi juga air yang melalui proses pengolahan sebelum siap digunakan.
Tips Memilih Air Isi Ulang Berkualitas
Sebelum memilih tempat isi ulang, kamu bisa memperhatikan beberapa hal berikut:
- Cari tahu bagaimana air diolah sebelum masuk ke galon.
- Perhatikan kebersihan area dan peralatan pengisian.
- Pastikan galon dalam kondisi bersih sebelum diisi.
- Pilih tempat yang memiliki proses pengolahan yang jelas.
- Jangan hanya menjadikan kejernihan air sebagai satu-satunya patokan.
Untuk Depot Air Minum, ketentuan kesehatan juga mengatur bahwa peralatan seperti filter dan mikrofilter harus sesuai persyaratan, sementara peralatan disinfeksi harus diperhatikan kondisinya. Galon juga perlu dibersihkan atau dibilas sebelum pengisian dan ditutup dengan tutup yang bersih setelah pengisian.
BACA JUGA: Apa Jadinya Jika Galon Tidak Dicuci dengan Benar? Ini Risiko Nyata untuk Kesehatan
Murni, Pilihan Praktis untuk Air Isi Ulang Sehari-hari
Pada akhirnya, memilih air isi ulang berkualitas berarti memilih air dengan proses yang layak diperhatikan, bukan sekadar melihat hasil akhirnya.
Murni hadir sebagai pilihan air galon isi ulang dengan proses pengolahan melalui 3 tahap teknologi: UV, ozon, dan nano. Dengan proses tersebut, Murni berusaha memberikan pilihan air isi ulang yang praktis untuk menemani kebutuhan minum sehari-hari.
Jadi, kalau kamu sedang mencari air isi ulang yang prosesnya jelas dan praktis untuk kebutuhan di rumah, pilih Murni dan temukan gerai Murni terdekat!
BACA JUGA: Air Isi Ulang Apakah Aman? Ini Faktanya
Referensi
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
